https://www.niagahoster.co.id/ref/52000

Hosting Unlimited Indonesia

Sunday, May 31, 2015

KESUKSESAN, SIAPA YANG TIDAK TERGIUR?

Apa itu sukses?
Secara umum, sukses adalah taraf sejauhmana seseorang mengalami kemajuan dan peningkatan dalam menjalankan aneka tugas kehidupan meskipun menghadapi aneka tantangan dan hambatan (Paul Stoltz, 1997). Ukuran sukses pada setiap orang berbeda-beda. Yang lebih penting diukur adalah dari dalam diri sendiri berupa kualitas motivasi hidup yang semakin meningkat.
Ketika seorang individu berperilaku, perilaku yang nampak adalah hasil dari berbagai macam faktor yang melatar belakanginya. Faktor-faktor yang melatar belakangi tersebut biasanya sesuai dengan tingkat kebutuhan yang ingin dicapai oleh seorang individu. Menurut Abraham Maslow ada 5 tingkatan kebutuhan manusia, yaitu :
1. Kebutuhan fisiologis : makan,minum, tidur, seks.
2. Kebutuhan Rasa Aman : Punya penghasilan, tempat tinggal sendiri
3. Kebutuhan Mencintai-dicintai : punya lingkaran sahabat, pasangan hidup
4. Kebutuhan Harga-diri : Punya karir, jabatan, kegiatan yang memberi rasa jati diri.
5. Kebutuhan aktualisasi diri : Punya sarana untuk mengembangkan aneka talenta demi mencapai tujuan yang lebih luhur-mulai : peningkatan diri, pelayanan kepada sesama.
Setiap kali individu berperilaku, maka ia akan dipengaruhi oleh tingkat kebutuhan yang telah terpenuhi. Misalnya : ketika seorang individu, kebutuhan fisiologisnya(makan, minum, tidur, seks) belum terpenuhi maka perilakunya akan mengarah kepada pemenuhan kebutuhan fisiologisnya.

Wednesday, May 27, 2015

Otak Kanan Orang Desa

A. Orang Desa yang Terpilih.

Sebuah desa kebanyakan mempunyai beberapa atau malah banyak orang yang mempunyai latar pendidikan tinggi. Desa desa yang berada di sekitar pegunungan Kendeng Selatan ini rata rata penduduknya tamatan SMU/SMK atau sederajat. Masih banyak juga ditemui orang desa yang berlatar belakang pendidikan dibawahnya. Orang orang desa yang berlatar belakang berpendidikan tinggi mempunyai kecenderungan memilih pekerjaan di luar desa. Adapun yang tinggal di desa, berprofesi pns atau belum mendapatkan pekerjaan atau terpaksa untuk hidup di desa. Mengapa terpaksa hidup di desa? Iya, karena mereka biasanya mempunyai usaha karena belum memperoleh pekerjaan yang mereka idam-idamkan dan harus memenuhi kebutuhan hidupnya. Atau mungkin juga mereka tinggal di desa karena permintaan dari orang tuanya untuk menemani dan merawat sampai akhir hayatnya.
Lepas dari semua itu, sebuah program pemberdayaan pastilah membutuhkan beberapa orang yang mau dan mampu untuk mengurusi dan menjalankan program yang ada. Khusus untuk PPIP, sekumpulan orang yang mengurusi dan menjalankan program yang ada dinamakan OMS (Organisasi Masyarakat Desa), dan KPP (Kelompok Pengelola dan Pemelihara) OMS adalah organisasi yang menjalankan semua tahapan yang ada, mulai dari musyawarah desa yang menentukan pekerjaan apa yang akan dilaksanakan sampai serah terima pekerjaan pembangunan ke masyarakat. KPP adalah sekumpulan orang yang mengelola dan memelihara pasca serah terima ke masyarakat. Sekilas tahapan yang ada di PPIP adalah mulai dari rembug warga, sosialisasi desa, Musdes (Musyawarah Desa) I, Musdes II, Musdes III, Pelaksanaan, Musdes IV yang dilanjutkan serah terima pekerjaan ke masyarakat.
Ternyata, orang yang mau dan mampu itu tidaklah mudah ditemukan untuk dijadikan sebagai pengurus OMS maupun KPP. Kata mampu disini dimaksudkan adalah mampu untuk bekerja secara ikhlas dan mengerahkan segala daya upaya untuk melaksanakan pekerjaan yang ada, lebih lebih mempunyai latar belakang pendidikan tinggi. Ada orang yang mau tetapi tidak mampu untuk bekerja maka keberhasilan pelaksanaan program PPIP pastilah kacau. Ada orang yang mampu dalam arti berlatar belakang pendidikan tinggi tetapi tidak mau masuk dalam kepengurusan OMS dan KPP adalah keniscayaan.

(bersambung...)


Tuesday, May 26, 2015

PERMASALAHAN YANG ADA DI MASYARAKAT DESA

(Bagian Kedua)



B. Tingkat Perkembangan Desa dan Kelurahan.
           Tingkat Perkembangan Desa dan Kelurahan sangatlah diperlukan dalam data base pemerintah pusat dan menjadi salah satu faktor untuk menyeleksi desa-desa yang akan diberikan bantuan program pemerintah pusat. Tingkat Perkembangan Desa dan Kelurahan ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 12 Tahun 2007. Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 12 Tahun 2007 merupakan petunjuk bagi desa dan kelurahan tentang cara-cara pengisian berbagai macam data dan perhitungan tingkat perkembangan desa dan kelurahan selama satu tahun dan selama lima tahun dengan berbagai indikator-indikator yang ada .Indikator yang ada dapat diterangkan sebagai berikut ini :
1. Indikator pengukur tingkat perkembangan masyarakat.
Tingkat Perkembangan Desa  dan Kelurahan adalah status tertentu dari capaian hasil kegiatan pembangunan yang dapat mencerminkan tingkat kemajuan dan/atau keberhasilan masyarakat, pemerintahan Desa dan Kelurahan dan pemerintahan daerah dalam melaksanakan pembangunan di Desa dan Kelurahan. Tingkat keberhasilan kegiatan pembangunan Desa dan Kelurahan yang dilakukan selama satu tahun dan atau selama lima tahun. Penilaian hasil kegiatan pembangunan tahunan dimaksudkan untuk mengetahui laju perubahan dan kecepatan perkembangan

Saturday, May 23, 2015

Beberapa Akronim/Singkatan dan Smileys atau Emoticons



Di bawah ini beberapa akronim/singkatan dan smileys atau emoticons yang sering digunakan dalam dunia maya:
SINGKATAN (AKRONIM)
AFAIK        as far as I know
ASAP         as soon as possible
ASCII        American Standard Code for Information Interchange
BITNET       "Because It's Time Network"
BTW          by the way
CERN         'Conseil Europeen pour la Recherche Nucleair'
             'The European Laboratory for Particle Physiscs'
             The birthplace of WWW in Geneva, Switzerland;

Friday, May 22, 2015

Menguasai Ilmu Pengetahuan, Menguasai Dunia



Pernahkan Anda menyadari bahwa kehidupan ini merupakan rangkaian ilmu pengetahuan yang harus dikuasai? Ada banyak hal dalam kehidupan yang harus dihadapi dan selanjutnya dipecahkan sebagai wujud tanggung jawab Anda terhadap kehidupan.
Dan, karena keterbatasan yang dimiliki, maka Anda harus terus berusaha untuk dapat menguasai ilmu pengetahuan tersebut. Hal tersebut karena ilmu pengetahuan menjadi kunci untuk dapat menghadapi kehidupan dengan sebaik-baiknya dan tidak mengalami kesulitan karenanya.
Ilmu adalah sebuah cara yang dipakai untuk mempelajari suatu aspek agar Anda dapat memahami dan selanjutnya menguasainya sebagai kompetensi diri. Sementara pengetahuan adalah segala hal yang menjadikan Anda mengetahui seluk beluk aspek kehidupan. Dengan demikian Anda dapat mengartikan secara bebas bahwa ilmu pengetahuan adalah cara yang di pakai untuk mempelajari segala sesuatu yang ada dalam aspek kehidupan.
Untuk menguasai semua itu, maka salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah dengan menempuh pendidikan atau mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran. Dan, proses tersebut diikuti pada institusi in formal maupun formal serta non formal. In formal berarti di lingkungan